Translate to
Saturday, January 10, 2015
Kita Manusia
Sunday, May 18, 2014
Benarkah Uang?
Manusia memang tidak bisa berhenti berharap, dijaman ketika banyak orang meminggirkan dirinya untuk mendapatkan uang. Tentu saja uang yang bernominal Soekarno Hatta memang penting. Namun di balik itu semua, uang memegang misteri keberadaannya mulai dari nilai tukarnya, sampai dengan sistem moneternya
Uang yang terbuat dari kertas begitu penting. Sejak dahulu kala orang membuat sistem perdagangan barter namun dirasakan bahwa barter tersebut tidak efektif. Tidak dimungkinkan bahwa untuk membeli emas sebanyak 5 kg saja dibutuhkan 10 sapi ke pasar tersebut tentu saja akan merepotkan baik penjualnya maupun pembelinya. Lalu manusia merumuskan penggunaan uang logam pertama tama sebagai representative bodied money mengapa dikatakan representasi? Karena manusia menggunakannya untuk keperluan barter tersebut. Dirasakan keterbatasan dalam mengolah logam mas mulia di sistem merkantilisme (yang dikembangkan perancis inggris) maka mulailah bank mengeluarkan kertas sebagai full bodied money tidak berbeda jauh dengan uang yang kita pegang saat ini,uang ini digunakan masyarakat untuk transaksi. Lalu pertanyaan yang lain, apakah manusia percaya uang tersebut? Sebagai representasi dari logam mulia, sebenarnya uang tersebut dipercaya oleh masyarakat sebagai medium pembayaran.
Uang menyimpan khasiat?
Dahulu di sistem perbankan yang ada, uang disimpan di dalam bank. Nah masyarakat diminta menukarkan logam muliannya dengan uang tersebut. Jadinya, di dalam uang tersebut terkandung nilai logam mulianya. Permasalahannya apakah sesedrthana itu uang bekerja? Jawabannya tidak. Di jaman sekarang ini, untuk mencari emas saja susah, maka uang tetap sebagai representasi
Dasyatnya sistem perdagangan membuat uang rentan hilang, hancur. Muncul juga masalah masalah seperti kenaikan harga akibat mekanisme pasar. Maka dibutuhkannya otoritas moneter.
Sunday, April 27, 2014
Bahan Pelajaran Kelas VIII
SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT
1. Setelah mengetahui tentang sakramen tobat, kita akan belajar mengenai sakramen pengurapan orang sakit. Hubungan dosa antara manusia dengan Tuhan telah diperdamaikan dengan 4 unsur sakramen tobat yaitu penyesalan, pengampunan, absolusi, dan penitensi. Namun fisik manusia kadang lemah sehingga memerlukan pertolongan dan juga sakramen keselamatan.
2. Pernahkah kamu sakit? Ceritakan pengalaman kamu sakit! ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
3. Tontonlah video berikut! Yesus menyembuhkan orang buta, Sepanjang karya pelayanannya Yesus menaruh perhatian besar terhadap orang sakit. Ia menyembuhkan banyak orang. Orang buta di video itu awalnya tidak bisa melihat, orang tuli dibuatnya mendengar. Didalam setiap perikope, Yesus menyembuhkan orang dengan menumpangkan tangannya sehingga orang tersebut sembuh. Dari sebab itu, peristiwa penumpangan tangan, peristiwa sabda, dan pengampunan dosa tidak dapat dipisahkan.
4. Sakramen perminyakan diberikan oleh Yesus. Peristiwa ketika Petrus menyembuhkan perwira Romawi, membuktikan bahwa sakramen perminyakan diberikan kepada orang yang membutuhkan. Siapa yang membutuhkan? yang membutuhkan adalah orang yang sedang menghadapi sakit keras, bahaya kematian, lanjut usia, dan operasi besar. Pastor memegang dahi orang yang sakit, mengurapinya, dan berdoa atasnya
5. Makna Sakramen
- Sakramen perminyakan menganugerahkan kekuatan Roh Kudus suatu daya untuk memulai kehidupan yang baru
- Sakramen tersebut ibarat kita menyatukan seluruh penyakit, kelemahan kita dengan kurban Kristus disalib (bdk. Salfivici Doloris)
- Tontolah video diatas! Ceritakan kembali bagaimana kisahnya, apa yang Yesus lakukan untuk orang sakit?
- Menurutmu apa tujuan dari sakramen pengurapan orang sakit?
Tuesday, March 25, 2014
Himbauan KAJ untuk Kaum Muda
Berselang dua minggu sebelum terlaksanannya Pertemuan mengenai sosialisasi pemilih pemula di MBK, KAJ pada hari Minggu (9/3) juga mengumpulkan sekolah-sekolah Katolik sekeuskupan dan paroki-paroki yang berasal dari dekenat-dekenat. Tujuannya kurang lebih sama untuk menyosialisasikan pemilih agar arif dalam memilih. Pertemuan yang diselenggarakan di aula Katedral menghadirkan Rm. Benny Susetyo, Toto, dan Ketua KPU DKI Jakarta. Ada beberapa hal praktis yang harus dilakukan oleh pemilih pemula di Keuskupan ini
Saturday, March 22, 2014
Ketika Tubuh Dipisahkan dari Nurani
Melihat berbagai komposisi yang dibawakan dalam karya Riantiarno membuat dahi kita berkerut. bahkan sampai dengan malam, artikel ini ditulis, saya masih bertanya tanya apakah terjemahan yang tepat di dalam pergantian masa penuh kebebasan ini. Drama yang dibawakan dalam rangka 37 tahun teater koma dan merupakan karya yang berlatar belakang sosial politik ber judul Demonstran, haruslah dilihat secara jernih. sehingga saya membaginya menjadi dua bagian analisis, makro dan mikro.
Situasi setelah reformasi telah dijelaskan bahwa kebebasan menjadi dambaan, masyarakat yang menggunakan pers, berkembangnya industralisasi yang cepat dan kuat. Hal ini juga terjadi dalam diri Topan. Seorang demonstran yang menjadi konseptor di dalam proses menggerakan ide reformasi. Masalah yang muncul dia sekarang adalah seorang wirausaha yang sukses mengelola bisnisnya. Keenganannya untuk mendobrak pemerintahan karena kehidupannya telah mapan, bekerja sama dengan pemerintahan dan sebagai kolaborator yang mrnarik. DPR yang memuji kinerja Topan karena dianggap berhasil mendobrak pemerintahan orde yang lama, bahkan seorang calon presiden menginginkan Topan diabadikan menjadi patung. Menjadi sadar bahwa ia duganakan untuk kampanye akhirnya dia melakukan protes. Namun, sayang bahwa akhirnya nyawa dari tubuhnya harus dilepas dari nuraninya yang penuh rasa bersalah
Sastra memang berbicara dengan bahasa yang universal. Pembicaraan Topan dan bekas temannya : apakah definisi rakyat sejati? Dengan pertanyaan sederhana seperti itu, kita masuk dalam dimrnsi makro yang ada di pemerintahan
1. setelah ords baru tumbang, banyak demonstran yang mrnjadi dpr maupun mpr dengan alasan bahwa mrreka menjaga kedaulatan rakyat, fakta yang terjadi di lapangan adalah bahwa mereka suap menyuap milai dari komisi 1 sampai dengan 10
2. masalah kekuasaan menjadi pelik. Apalagi jika kekuasaan yang ingin didapatkan adalah dengan bentuk pencitraan. partai betlomba lomba untuk membuat kampanye agar menang dalam pemilu selanjutnya dengan cara menerima suap
3. hubungab organisasi ekonomi dan pemerintahan yang tidak sehat. dikarenakan kadang dengan alasan yang sama pemerintahan membuat aturan seperti outsourcing yang justru merugikan terlebih pemerintah lambat bekerjasama dengab organisasi pendidikan agar setidaknya masyarakat memiliki kesadaran politis berdaya guna
4 mengenai demonstrasi. Demonstrasi adalah bagaimana penyaluran pendapat, walaupun kadang kemenangan menjadi tujuannya untuj saat ini. demonstrasi sebelum orde baru benar benar untuk rakyat. inilah titik tolak perbedaannya
catatan penutup
manusia sebagai makhluk yang bebas memiliki kebebasan, bahkan kebebasa n untuk mengetahui jika suatu tindakan itu salah. Dan juga yang terpenting adalah bahwa sebagai seorang jangan blubard blubard atau berbicara omong kosong yang dibituhkan adalah kerja nyata. omong kosong tidak bisa dipisahkan dari kedalaman hati nurani. Hati nurani bekerja demi kemanusiaan
Monday, January 27, 2014
Setiap Manusia Punya Hak
Marxisme berbicara bahwa kadang kita dibodohi, bahkan dijadikan objek bukannya subjek ini adalah inti gagasannya mengenai alienasi. Memang benar bahwa konsep alienasi dimana manusia menjadi semakin asing dengan lingkungannya kian menjadi nyata. Bukan saja dalam hal agama, manusia menjadi rentan untuk tidak bersosialisasi. Ada 3 poin utama mengenai hak asasi. Hak asasi untuk hidup, hak asasi untuk berpendidikan, hak untuk berbeda.
Hak asasi baru diketahui ketika Inggris diparuh 1800an dengan bill of rightnya membuat manusia mrmulai kehidupan yang sedikit lebih bebas dari tatanan feodal yang menjerat. Memang pada waktu itu, tuan tanah menginjak martabat manusia, membuat manusia dijadikam barang, apalagi mereka yang benar benar termarginalkan. Mengapa manusia harus hidup, kalau ada kesusahan seperti ini? Setiap kalo kita bangun dan mulai bekerja bukanlah anda berpikir sudah sangat esensial makna hidup. Lalu pertanyaannya, sedangkal itukah makna hidup anda? Hidup kadang diperebutkan dalam sketsa kelaparan, saat etnis rohingya diserbu di Myanmar, dan saat anak anak suriah mati tertembak oleh sniper pasukan pro pemerintah. Itukah makna hidup? Menurut penulis hidup yang dimaknai adalah kontribusi. Kontribusi atas apa yang anda geluti. Jadilah sesuatu yang memang benar benar berguna. Lingkup yang kecil tidak mempenharuhi jikalau ada niat.
Hak untuk berpendidikan. Sampai sekarang, penulis masih menganggap kalau pendidikan merupakan jalan tercepat dalam menempuh strata. Kadang memang orang berebut mencari pekerjaan, mencari muka, namun secara umum, memang pendidikan menjadi model untuk mencari kerja. Dengan bermodalkan sehelai kertas dengan nama anda disitu maka setidaknya UMP DKI sudah ditangan anda setiap bulan. Saya kira pendidikan bukan hanya sebatas itu. Pendidikan itu mengkader. Kader untuk gerakan baru yang harus terus disiapkan. Jangan sampai bahwa karena sudah berpendidikan maka tidak rela jika ilmunya disebar ke orang lain.
Hal yang terakhir adalah hak untuk berbeda. Setelah saya lihat bahwa orang Indonesia beraneka ragam, itu adalah modal sosial sebagai penggerak bermasyarakat. Memang rasisme atau apartheid telah selesai, namun bentuk rasisme yang baru akan dimulai, ketika memang kehidupan ekonomi membedakan orang. Saya tertarik dengan kata kata Gusdur : kalau engkau berbuat yang baik, engkau tidak akan ditanya agamamu. Begitu singkat dan begitu jelas bahwa multikulturalisme menuntut pandangan radikal agar dunia ini menjadi seimbang
Sunday, December 29, 2013
Kemanusiaan yang terpecah
Mungkin kita pernah menengok bagaimana orang berinteraksi tanpa memperdulikan sesamanya. Jaman instagram marak terjadi yaitu saat nilai kemanusiaan tidak diperhatikan dimana fokusnya hanyalah pada kamera. Semua saat harus direduksi hanya sebatas rana kamera dan momen yang indah. Memang bagus kalau melihat momen dan foto yang memenangi pulitzer namun ada perasaan yang menggangu kemanusiaan. Di koran lalu, ada berita yang menyatakan apakah foto yang memenangi pulitzer yaitu foto anak telanjang yanh lari akibat bom atom membuat publik bertanya, apakah benar fotografer sampe rela dan tidak tega menolong perlukah kita merefleksikan kesadaran kita sampai sebatas mana. Jangan sampai tereduksi oleh momen
Thursday, November 28, 2013
Syarat Kesepian
Kadang definisi tentang kesepian menjadi kabur. Mungkin karena dunia kita direduksi oleh berbagai hal yang dapat menguras tenaga dan juga menguras perkara bibir. Kerja bibir adalah saat dimana hanya kata kata dan bukan tindakan yang bekerja. Di tengah konsumerisme ini, walaupun memiliki berbagai sisi yang baik dan bagus ada juga sisi yang buruk. Manusia tidak bisa berelasi dengan Tuhan, manusia menjadi tidak diam, dan manusia merusak budaya
Ini mungkin adalah salah satu hipotesa saya mengenai relasi dengan Tuhan. Di dalam dunia yang sibuk dan memiliki1001 kemungkinan yang ada, banyak sekali yang mungkin terjadi di dalam satu momen. Dunia kadang tidak mengingat penciptanya walaupun kadang argumen saya bisa dibantah dengan angka pengikut religius. Namun perlu diingat ritus tidak sama dengan perbuatan nyata. Relasi terkuat adalah lewat doa. Mau apapun agamanya, doa merupakan sarana dan prasyarat yang lainnya adalab doa. Doa menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup ini, karrna hidup adalah sarana dalam eskatologis doa.
Manusia tidak bisa tenang, karena manusia tidak bisa diam. Interaksi manusia modern dibatasi oleh kepopuleran. Orang yang populis adalab orang yang mampu bersosialisasi, mampu mrnggaet popularitas, dan akhirnya hidup sejahtera. Redefinisi yang begitu sempit dan pragmatis. Lalu kenapa ketenangan bukan hakekat manusia? Mungkin karena manusia jarang memberi dirinya tempat untuk diam, untuk merenung
Manusia adalah homo homini lupus, manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya. Sikap destruktif tanpa ketuhanan akan berhenti pada sikap munafik dan naif. Manusia berperan hanya sebatas role model dan inilah kesalahan terbesar di dalam diri manusia yang memiliki sikap destruktif
Ketenangan adalah bagian integritas dari dalam. Saya bukannya menyarankan orang untuk meniru ini, tetapi nikmati dahulu ketenangan agar kita tidak ikut dalam arus jerat kebiasaan
Sunday, November 24, 2013
Our Different World
Sometimes, actualisation makes people realize what is the difference between rich people and poor people. In this statement i want to quote one of those book who was written from one of professor in indonesian university Rhenald Khasali. He wrote that even many people have high income only several who are delivered the money circulation. In this moment, I want to apologize if my english not good enough.
My journey began yesterday. I had seen the starving games film, one of the following record after the hubger games and off course the film make me realize about our stratification culture in our civilization. Why I say that? That's some of enlightment that i had:
1.the manager also have position in our society. He act as he was a master. He can control what he achieve
2. Also society will have some of indifference people who likes proletar
It's contradict what we had learn in primary school. We learned that many people must achieved high rank. I assume i must added "but some of those not"
History will remember the winner. I dont know which speech its belongs, but surely it's time to ask, its right that our world difference
Saturday, October 5, 2013
Ketika malam tak lagi cemburu
Kini waktu melangkah
Mrninggalkan kesah dan rasa
Kini engkau tahu bahwa aku lemah
Diatas pembarigan yang membuai karsa
Dan saat nya aku terdiam
Apakah ini takdir yang mengenyam
Dan apakah ini adalah saat memikirkan
Apa yang telah kupikirkan sejak kekeliuran msa lampau
Terbaring
Berbaring
Membarigkan
Kesesatan
Monday, September 16, 2013
Haruskah orang menjadi sadar
Setiap orang dilahirkan. Mau dia sebagai manusia dan juga sebagai makhluknya... ditengah perjalanan yang penuh dengan kedurhakaan dimana setiap langkah diawasi dan setiap kaki menuju arah menjadi semakin tercahaya, mungkinkah ini sekali lagi bahwa sang pencerah akan datang. Atau mungkinkah semuanya hilang sirna.
Hidup di ambang batas 17 ini kunantikan sesuatu... dimana nilai humanisme menjadi sukma dan juga nilai duniawi hilang trrhapus oleh jejak. Tanpa kata dan tanpa kiasan, aku serahkan seluruhnya kepada semua orang yang mengasihiku... aku berdoa kiranya rahmat diberikan kepada merrka... dan akhirnya aku terdiam tanpa bahasa walaupun hampir 4 bahasa aku kuasai... tetap saja dahan itu rapuh... ya kembali lagi mungkinkah aku yang menjadi dia yang tidak terselami... aku yang disukmai dia mrnjadi dirinya
Ambang 17 september 2013
Dimana aku bisa dituntut dimuka
Belajar dari teknologi posting s3
Friday, July 26, 2013
Pembentukan Lewat Sulaman
Siapa tau bahwa kadang sulaman memerlukan ketelitian dan perulangan berkali kali. Kadang kita tidak sadar bahwa sulaman memerlukan waktu yang lama dan akhirnya akan dipetoleh renda yang bagus.
Saya tertarik pada prngalaman saya tentang percasis baru baru ini. Yang terjadi adalah bahwa pembentukan menjadi siswa selama 4 hari. Memang selama 4 hari tidak mungkin membentuk mereka secara langsung tetapi adanya pembiasaan lewat seluruh dinamika. Baik dinamika yang memerlukan fisik dan mental yang baik.
Lalu muncul pertanyaan mengapa diperlukan yang namanya prmbiasaan. Latar belakang ini disebabkan karena backgroundnya berbeda. Tidak mubgkin melebur langsung mereka semua tanpa mereka belum merasakan BERSAMA. Karena pertama tama untuk membuat dasar kelompok yang solid dibutuhkan sadhana atau sadar
Mengapa kadang diperlukan kesadaran kalau mereka sadar sudah masuk di kanisius. Sadar sendiri belum cukup. Cukup ketika mereka tahu dan akhirnya berani melakukan lewat dinamika. Dinamika itu sendiri bukan mesin pengojlokan yang sarat kekerasan tetapi berdasar trial and error. Selebihnya saya sangat senang ketika melihat tawa para siswa baru ketika selesai. Saya tidak akan menceritakan proses itu namun saya tertarik bahwa mereka perlu perjuangan untuk sampai di akhir
Catatan penutup
Kiranya penting untuk mengetahui pentingnya membentuk siswa. Catatan reflektifnya adalah membentuk siswa di dalam sistem atau di luar sistem? Dan kompetensi yang diharapkan penting atau tidak?
Friday, June 14, 2013
Marxisme dan Kita
Marxisme seorang sosiolog konflik yang terkenal yang mencetuskan bagaimana materialisme mempengaruhi kebidupan manusia. Apa yang menarik dipelajari dari marxisme yaitu bagaimana orang harus berpikir keluar dari jamannya.
Penulis bukan marxis dan nuga sosialis namun yang jelas adalah kedua hal teraebut berbda
Tuesday, March 19, 2013
Mengapa Jatuh?
Orang selalu bertanya mengapa ia jatuh dan apakah Tuhan ada di sebaliknya? Keinginan manusia untuk memiliki kebahagiaan selalu didasari oleh 2 hal menurut Aristoteles yaitu Internal dan Eksternal nilai ini bekerja di dalam diri manusia dan menyebabkan manusia selalu ingin bahagia Jika ini merusak salag satu nilainya, kecenderungan manusia adalah pergi dan menjauh.
Kejatuhan selalu didukai bahkan dianggap sebagai malapetaka
Sekaeang penulis berada di jalan menuju Bali dan yang penulis inginkan adalah bagaimana membumuh kemacetan,mau membunuh rasa tidak enak dan inginnya cepat kuluar dari keadaan tidak enak.
Lalu bagaimana pandangan agama sendiri. Pandangan aalah satu dokumen gereja yaitu solucitudo rei socialis mengatakan bahwa penderitaan kita merupakan penyatuan korban Kristus di altar.
Namun sebagai manusia pasti kita ingin lari menyudahi seluruh keausahan. Ya itu persis yang talcott parsons katakan bahwa itu adalah mekanisme fungsional atau AGIL salah satu konsep yamg saya ingat yaitu adaptasi. Memang adaptasi diperlukan di dalam persaingan hidup ini
Kaitan antara Kristus dan adaptasi adalah bahwa hidup haruslah diusahalan di dalam Allah. Memang terdengar terlalu suci. Namun orang yang tidak beragama atau beriman lebih jahat dari seorang pemerkosa beragama. Hidup dijiwai dengan makna
Tuesday, March 12, 2013
Konklaf: Berkat atau Kutuk?
"Konklaf tidak akan sebentar." -Kardinal Donald dari USA- Percaya atau tidak ini adalah suatu animo masyarakat. Kompas merilis berita ini bahkan media-media ternama meliputnya mulai dari ABC News, BBC News, Al-Jazerra, sampai dengan Antara. Konklaf menjadi suatu kesenangan bagi masyarakat, banyak media yang merilis apakah ini ramalan Berbicara mengenai konklaf mata semua orang tertuju, mungkin komenan mengenai konklaf ini bisa saja sampai 3000an komen dan ini adalah tradisi Indonesia mengomentari apa yang sedang hangat dibicarakan. Sebagai fakta saja, salah satu Kardinal asal Indonesia tidak ikut dalam konklaf yaitu Kardinal Darmaatmaja, SJ karena alasan sakit. Jadi apakah konklaf adalah berkat bagi Indonesia? Banyak masalah yang harus dibicarakan dan juga dituntaskan oleh Gereja Katolik menghadapi tantangan jaman ini mulai dari sekularisme di dalam Gereja sendiri, terutama bagaimana membumikan Allah bagi anak muda, dan bisa saja masalah pelecehan seksual yang dilakukan para pastor di Eropa. Syukur, di Indonesia belum terjadi seperti itu. Dan boleh dikatakan itu adalah berkat bagi kita. Indonesia telah melewati perjalanannya bersama dengan 5 agama dan juga umat kepercayaan lain dan itu sah-sah saja bahwa kadang-kadang konflik ada untuk menjadi integrasi bagi kita Mungkin, ketika saya mempost ini para Kardinal di bagian Eropa sana sudah duduk di Kapel Silistine. Secara ini adalah bagian antara pemilihan. Mata semua orang tertuju dari semuanya mata Asia, Mata Afrika, mata Amerika. Semua tidak bisa diam sambil menantikan bagaimana wajah dari Paus yang baru. Sambil bisa kita bilang bahwa ini adalah berkat dari budaya manusia |
Monday, March 11, 2013
RASA MANUSIA BEBAS
Sunday, December 30, 2012
Keberagaman dan Sosialisme di Vietnam (3)
Saturday, December 29, 2012
Keberagaman dan Sosialisme di Vietnam (2)
Reunification Palace memiliki nama kuno Norodom Palace, dibangun sudah cukup lama dan ditempati oleh pemerintah Saigon yang merupakan pemerintah resmi Vietnam Selatan. Pemerintah Vietnam Selatan dibantu oleh militer Amerika, dan bahkan Selandia Baru. Ini yang menyebabkan keinginan Ho Chi Minh mereunifikasi seluruh Vietnam. Namun sayangnya reunifikasi baru terjadi setelah Ho Chi Minh meninggal. Reunifikasi terjadi pada tahun 1975.
26 Desember 2012
Kami diajak untuk menyusuri Delta Mekong, Delta Mekong terbentang melewati 3 negara yaitu Laos Kamboja, dan Vietnam. Sungai Mekong ini berperan besar bagi kehidupan warga. Kami makan ikan gurame di sekitar perumahan di Delta Sungai Mekong. Kami juga berkesempatan untuk menyaksikan nyanyian dan alat musik dari Vietnam. Alat musiknya mungkin seperti alat musik China, namun yang jelas adalah kelucuan dari musiknya. Yaitu musiknya atau lagunya menghitung dari angka 1 sampai dengan 100. Kami disajikan mengenai gambaran mekong
...bersambung
Tuesday, December 25, 2012
Keberagaman dan Sosialisme di Vietnam (1)
Tanggal 24 sampai tanggal 29 adalah waktu bagi penulis untuk meluangkan isi liburannya di Vietnam, tentunya ada pengalaman yang baru dan juga unik di negeri yang masih menganut paham sosialisme. Ada beberapa hal yang ingin penulis sampaikan berkaitan dengan liburannya di Vietnam.